Hari Ini Jokowi Lantik Putra Papua Jadi Menteri

by -13 views

Rencana hari ini Presiden Joko Widodo akan melakukan reshuffle kabinet terbatas. Sejumlah nama mulai mengemuka jelang pergantian.

Peleburan Menteri Pendidikan dan Riset Teknologi dan penambahan pos menteri, menjadi alasan utama dilakukannya reshuffle kabinet.

Santer, nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia akan menjabat Menteri Investasi.

Sementara, Nadiem Makarim tetap akan menjabat Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi.

Terkait kapan reshuffle kabinet, Staf Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin menyebut masyarakat untuk tetap bersabar.

“Mari kita menunggu bersama-sama yah,” kata Ngabalin.

Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman menambahkan jadwal reshuffle kabinet merupakan kewenangan Presiden Jokowi.

“Kapan akan reshuffle kabinet itu semua tergantung Presiden Jokowi, dia yang memutuskan,” ungkapnya.

Terpisah, sumber dari dalam istana menyubut hari ini akan terjadi reshuffle kabinet.

“Ya, hari ini memang ada reshuffle kabinet,” ungkap sumber.

Sumber juga menyebut, selain melantik dua menteri baru, Presiden juga akan melantik kepala lembaga negara.

“Nanti siang akan ada tiga acara pelantikan. Dua orang menteri dan satu lagi kepala lembaga negara setingkat menteri,” lanjutnya.

Satu lembaga negara yang akan dilantik adalah Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN.

Untuk Kepala BRIN, akan duduk Laksana Tri Handoko masih menjabat sebagai Kepala LIPI.

Sementara itu, munculnya nama Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Investasi tak mengherankan.

Anggota Komisi VI DPR RI, Achmad Baidawi menyebut Bahlil Lahadalia merupakan orang tepat untuk mengisi posisi Menteri Investasi.

“Kalau kita bicara kualitas dia sangat mumpuni, apalagi setelah naik menjadi menteri,” ungkap Baidawi.

Bahlil Lahadalia merupakan salah satu pengusaha sukses asal Kota Fak-Fak Provinsi Papua Barat.

Pria kelahiran 7 Agustus 1976 mengawali karirinya sebagai sopir angkot. Karir Bahlil Lahadalia mulai terlihat setelah masuk dunia keuangan.

Bekerja sebagai pegawai kontrak asuransi membuatnya tetap bersemangat, hingga berhasil membangun perusahaan konsultan keuangan.

Menjadi CEO PT Rifa Capital membuat karir Bahlil Lahadalia semakin cemerlang. Perusahaan tersebut mampu membuka cabang di Kalimantan, Sulawesi dan Papua.

Pernah menjadi Ketua HIPMI tahun 2015, dan pada tahun 2019 Bahlil Lahadalia menjabat kepala BKPM