Pengusaha Keberatan Tarif PNBP Balai Karantina Pertanian Manado Selangit

by -125 views


Tagihan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) oleh Balai Karantina Pertanian (Barantan) Kelas I Manado, kepada beberapa perusahaan terlampau tinggi.

Mereka mengeluhkan biaya tersebut yang harus masuk tanggungan perusahaan. Padahal pengusaha sedang berjuang keluar dari terpaan krisis, akibat Pandemi Covid19.

Manajemen CV Mariat Inti Persada (MIP), mengaku nilai PNBP yang masuk ke tagihan perusahaan mereka tidak sesuai dengan kerja dari petugas Barantan Kelas I Manado.

Perusahaan yang bergerak di bidang pendistribusian makanan beku (frozen food) ini, menilai biaya tindakan karantina yang harus mereka bayar terlampau tinggi.

“Kami mendapat tagihan tindakan karantina terhadap barang kiriman dari Pulau Jawa yang nilainya cukup besar,” kata Manager MIP, Heri Jacobs, Rabu (29/4/2021).

Menurutnya, dari keterangan pihak Barantan, biaya PNBP tersebut dibebankan ke perusahaan mereka dengan item biaya perjalanan dinas.

“Tagihan ini adalah biaya perjalanan dinas petugas Barantan dari Pelabuhan Bitung ke Minahasa Utara,” katanya kepada Newsantara.id.

Heri menjelaskan, pihaknya tak keberatan bila perusahaannya harus membayar biaya PNBP, namun nilainya harus sesuai.

“Kalau tagihan sebesar Rp740 ribu yang kami bayar sebagai biaya perjalanan dari Bitung ke Minut itu tak masuk akal.”

“Jarak pengiriman barang kami dari Bitung ke Minut cukup dekat. Kemudian kantor Barantan berada di Lapangan Mapanget, sangat dekat dengan kantor kami.”

“Kemudian petugas yang datang tidak melakukan pemeriksaan, mereka hanya mengambil sampel barang dari kontener kemudian pergi,” jelasnya lagi.

Tambahnya, surat tugas yang dibawa oleh petugas Barantan, seluruh biaya perjalanan dinas masuk dalam anggaran DIPA Balai Karantina.

“Dari surat tugas yang saya terima, biaya perjalanan dinas itu masuk dalam anggaran DIPA, bukan masuk dalam tagihan perusahaan,” katanya.

Harapannya Barantan Kelas I Manado bisa memberikan keringanan terkait biaya tindakan karantina.

“Kami mau ada keringanan biaya dari Barantan, sehingga ke depan pengeluaran tidak terlalu besar, apalagi pendapatan perusahaannya turun akibat pandemi,” ujarnya.

Baca Juga: Astaga, Mobil Caleg PDIP Ditembak
Lanjut Heri, sejak dulu tidak ada biaya tindakan karantina yang harus mereka bayar ke pihak Barantan Kelas I Manado.

“Dulu tidak ada biaya tindakan karantina, nanti tahun ini baru ada tagihan begini. Saat ini sudah masuk tagihan ketiga,” ungkapnya.

Sebelumnya pada Februari dan Maret 2021 lalu, Barantan Kelas I Manado melakukan tindakan karantina hewan, dengan mengambil sampel produk barang milik MIP.

“Tadi siang sudah ada tagihan lagi yang masuk,” pungkas Heri

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments