Desak JAK Kembalikan Mobnas, Glady Kawatu Dinilai Sembrono

by -12 views

Manado, Fakta88.com – Pernyataan Sekretaris DPRD Sulawesi Utara Glady Kawatu yang meminta James Arthur Kojongian (JAK) mengembalikan mobil dinas dinilai sembrono. Sejumlah pihak menyesalkan sikap pejabat senior sekelas Kawatu yang tidak merujuk pada aturan resmi.

“Dia itu sembrono bikin pernyataan. Main tabrak. Dasarnya apa? Ngawur,” ujar politisi Golkar Noldy Pratasis, Jumat (29/4/2021).

Hary Mokodompit SH, tokoh masyarakat asal Bolmong Raya mengatakan Kawatu keluar dari rel aturan. Mestinya, kata Mokodompit, Sekwan mengacu pada Surat Kemendagri. Bukan sesuka hati memberi pernyataan ke publik yang mengundang kontroversi.

“Tidak lucu. Tapi pernyataan di media yang disampaikan Sekwan Gledy Kawatu di luar batas aturan. Sepertinya beliau mau melampaui aturan, ini betul-betul memalukan. Apa dasarnya meminta JAK kembalikan mobnas? Seharusnya Sekwan mengacu pada keputusan resmi Mendagri atau Kemendagri. Kesannya, Sekwan seperti didesak. Begitu tendensius sejak insiden JAK ini bergulir,” ujar Mokondompit.

Pria yang akrab disapa Ari itu menyarankan agar Kawatu menghentikan pernyataan-pernyataan yang membuat publik tertawa. Lanjut, jika Sekwan mengerti posisi dan menghormati aturan, maka seluruh mekanisme yang tengah berproses akan berjalah lebih bermartabat.

“Kita semua telah mengetahui proses di Kemendagri sedang berlangsung. Pihak Pemprov dalam hal ini Sekwan diminta melengkapi beberapa syarat atau anggaplah bukti atas rekomendasi mereka agar JAK diberhentikan dari wakil rakyat. Lalu bukti-bukti itu sampai saat ini terbengkalai, alias gagal dipenuhinya. Artinya, Sekwan harus jujur dalam soal ini. Bahwa bukti tidak cukup, dan JAK sah sebagai wakil rakyat. Aturan dimanapun tidak dapat begitu saja menganulir hak JAK sebagai wakil. Beliau sah dan wajar menggunakan fasilitas selaku pimpinan DPRD Sulut saat ini. Aneh ya, Sekwan meminta fasilitas yang digunakan JAK agar dikembalikan,” kata Mokodompit tegas.

Terpisah, JAK menyampaikan bahwa dirinya sangat menjunjung tinggi hukum. Politisi muda vokal ini dengan santai mengatakan akan siap tanpa diminta Sekwan, ia mengembalikan semua fasilitas negara, jika surat dan putusan resmi dari Kemendagri telah turun. JAK berharap semua pihak patuhi aturan yang berlaku dengan tidak mendahului proses yang tengah berjalan.

“Oh ya, tentu saya akan kembalikan fasilitas negara yang saya pakai ketika putusan Kemendagri telah resmi keluar. Sekarang memang belum ada keputusan dari Kemendagri. Itu sebabnya, saya sebagai wakil rakyat tidak boleh menabrak aturan main. Tanpa dimintapun saya kembalikan fasilitas tersebut, asalkan keputusannya sudah bulat dan final. Yang terjadi kan belum ada keputusan,” tutur JAK, saat diwawancarai wartawan, Jumat (30/4/2021).