Pertama dalam Sejarah, Pendeta Hanny Pantouw dan Ormas Adat Terbesar di Indonesia Buka Puasa di Masjid, Ketua MUI Apresiasi

by -8 views

MANADO, JP- Sebuah peristiwa yang langka namun mengagumkan terlihat di acara buka puasa di Masjid Al-Ghufron Malendeng Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, Kamis (29/04/2021).

Pasalnya, acara yang digelar dalam rangka memperingati turunnya Alquran di Bulan Ramadhan, ini tak hanya dihadiri Kiai Haji (KH), imam Masjid, Ustad, pengurus Badan Ta’mir Masjid dan umat muslim di M.asjid ini, tapi juga Ormas Adat terbesar di Indonesia Laskar Manguni Indonesia (LMI).

Yang lebih mengagumkan lagi rombongan LMI yang berseragam hitam dan loreng ini dipimpin langsung oleh seorang Pendeta. Dia adalah Pendeta Hanny Pantouw selaku Ketua Umum/Tonaas Wangko Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LMI.

“Ini sungguh luar biasa. Baru pertama kali terjadi ada Ormas Adat terbesar di Indonesia hadir dan berbuka puasa bersama umat muslim di Masjid,” ujar Taufik Bilfaqih, tokoh umat Masjid Al-Ghufron Malendeng.

Lanjut Taufik yang diketahui merupakan salah satu pengurus GUSDURian Sulut ini, kehadiran LMI memberikan pesan toleransi beragama di Bulan Suci Ramadhan ini, karena pengurus LMI yang hadir semuanya beragama Kristen dan dipimpin langsung seorang Pendeta yang sangat toleran.

“Ini pesan toleransi beragama dari Malendeng Kota Manado Sulawesi Utara untuk Indonesia. Salut untuk Pendeta Hanny Pantouw yang selalu komit merawat kerukunan beragama,” kata Taufik yang kesehariannya adalah Komisioner Bawaslu Kota Manado.

Ketua Badan Ta’mir Masjid Al-Ghufron Malendeng H. Syarwani SE.,juga ikut mengapresiasi kehadiran Pendeta Hanny dan LMI dalam acara buka puasa ini.

“Kehadiran pak Pendeta dan Ormas LMI ini luar biasa dan boleh dibilang langka. Sebuah Ormas Adat terbesar di Indonesia yang dipimpin seorang Pendeta datang di Masjid untuk berbuka puasa dengan umat musllm,” ucapnya.

Ia berharap Pendeta Hanny dapat membawa LMI semakin besar, dekat dengan masyarakat serta menjadi contoh dan kebanggaan Sulut.

“Mudah-mudahan LMI bersama umat muslim Masjid Al-Ghufron Malendeng terus bekerjasama menjaga Kamtibmas (Keamanan dan ketertiban masyarakat,” harapnya.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulut Abdul Wahab Abdul Gafur LC yang hadir dalam acara buka puasa ini juga memberikan apresiasi saat membawakan tausiah Ramadhan.

“Saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pendeta Hanny Pantouw dan LMI yang berkesempatan buka puasa dengan umat muslim di sini. Saya sudah lama mengenal Pendeta Hanny dan memang beliau sangat mengutamakan kerukunan atau toleransi beragama,” tukasnya.

Tonaas Wangko LMI Pendeta Hanny Pantouw ((Paling kanan), Ketua MUI Sulut Abdul Wahab Abdul Gafur, Ketua BTM Al-Ghufron Malendeng H. Syarwani SE, diwawancari wartawan usai buka puasa.

Sementara itu, Pendeta Hanny mengaku bersyukur bisa bersilaturahmi dengan imam Masjid, pengurus BTM dan umat muslim di acara buka puasa ini.

“Ini momen langka. Bisa saja ada yang suka dan tidak suka melihat pertemuan kita ini, tapi kegiatan ini berangkat dari niat baik. Tidak ada kepentingan politik di balik kegiatan ini selain wujud keterpanggilan untuk selalu menjaga semangat toleransi beragama. Terima kasih sudah menerima kami (LMI, red) berbuka puasa di Maajid ini. Semoga kebersamaan ini akan terus kita bangun bersama,” pinta Pdt Hanny.

Acara buka puasa berlangasung aman dan lancar demgan tetap mengedepankan prorokol kesehatan pencegahan Covid-19