Dulunya Angker, Danau Tampusu Kini Diburu IGers dan Facebookers

by -6 views

SEKITAR Tahun 90-an, nama Gunung/ danau Tampusu bagi kalangan pendaki dan para petualang tempat menjadi salah satu tempat yang angker.

Banyak memiliki cerita mistis di kalangan para pendaki kala itu, yang membuat Gunung Tampusu terkesan angker.

Tak jarang karena cerita tersebut, lokasi ini sangat jarang menjadi rekomedasi untuk kegiatan petualangan di alam bebas.

Beberapa gunung yang justru menjadi rekomendasi saat itu untuk dakian diantaranya, Gunung Klabat, Gunung Soputan dan Lokon yang ada di Sulawesi Utara.

Gunung Tampusu sendiri memiliki karakteristik yang sangat berbeda, jika membandingkannya dengan gunung-gunung lain di Sulawesi Utara.

Keunikan gunung ini adalah adanya danau yang berada di atas puncak gunung tersebut.
Dulu sangat sulit untuk mengunjungi tempat, pasalnya jalur di lokasi pendakian memiliki medan yang terjal dan sangat menanjak.

Para pendaki dahulunya harus melewati jalan yang selalu berubah-ubah, karena jalur yang pernah terlewati, selalu tertutup kembali oleh tanaman akibat jarangnya orang melintas.

“Waktu lalu tidak ada jalur pasti jika ke lokasi ini, sebab jalur buatan pendaki kembali tertutupi tanaman karena jarangnya orang yang lewat,” ungkap Christian Chres, salah satu penggiat alam yang saat ini masih aktif dalam kegiatan petualangan kendati usianya mendekati umur 50 Tahun.

Dia mengakui saat ini kegiatan pendakian lokasi ini sudah sangat berbeda.

“Saat ini sudah sangat berbeda jika membandingaknnya dengan belasan tahun sebelumnya, tidak ada lagi opini angker atau kesulitan mencapai lokasi ini. Semua sudah sangat mudah, apalagi sudah ada ratusan anak tangga untuk memudahkan pendakian,” kata dia.

Pasca pengembangan objek wisata di Kota Tomohon, Lokasi ini kemudian mulai mendapat sentuhan pemerintah. Kawasan ini sendiri mulai mendapat polesan sebagai salah satu destinasi wisata petualangan adventure di Kota Tomohon.

Beberapa fasilitas telah berdiri, termasuk ratusan anak tangga yang membatu para traveler untuk perjalanan ke puncak gunung.