Ada Mayat di Depan Kantor Walikota, Pelakunya Seorang Remaja

by -104 views

Warga Kota Bitung, Sulawesi Utara, geger dengan penemuan mayat yang tergeletak di depan Kantor Walikota Bitung, Kamis (6/5/2021).

Sosok mayat tersebut merupakan korban pembunuhan, yang pelakunya seorang remaja berusia 17 dengan inisial KP.

Menurut keterangan saksi, pembunuhan ini berawal dari pesta minuman keras (miras) di salah satu lokasi wisata.

Sementara itu, dalam keterangan polisi kepada media menyebut korban adalah pria bernama Fransiskus Saleleng, warga Kecamatan Madidir, Kota Bitung.

Lebih jauh, Kasat Reskrim Polres Bitung, AKP Frelly Sumampow menjelaskan penikaman terjadi pada Kamis (6/5/2021) subuh, bertempat di Kompleks Kusu-Kusu, Kecamatan Maesa Kota Bitung.

Setelah mendapat informasi tersebut, Polres Bitung mengerahkan tim pemburu untuk melacak lokasi persembunyian pelaku.

“Kami melalukan pelacakan dan memburu pelaku, kami mendapat dukungan dari Tim Resmob Polda Sulut, Tim Tarsius, Tim Resmob Polres Bitung dan polsek,” kata Sumampow.

Lebih lanjut Sumampow menyebut, pencarian akhirnya membuahkan hasil. Pelaku berhasil tertangkap pada Kamis siang di Kota Tondano, Minahasa.

“Setelah mencari informasi dan melacak keberadaan tersangka, maka Tim Tarsius menangkap tersangka di Kota Tondano, Kabupaten Minahasa,” jelasnya.

Kepada polisi, tersangka mengaku melakukan penikaman yang berujung kematian karena sakit hati terhadap korban.

“Saya sakit hati karena korban memukul saya pada bagian mata,” kata tersangka.

Sementara keterangan dari saksi Deni S kepada polisi, dirinya bersama tersangka sebelumnya melakukan pesta miras di lokasi wisata Aertembaga.

Setelah merasa cukup, keduanya pulang dan saat melewati depan SMP Don Bosco, mereka berpapasan dengan sekelompok remaja dan terjadi adu mulut.

Tak berselang lama, tersangka dan pelaku sama-sama menemui teman mereka yang sedang pesta miras.

Dalam pesta miras tersebut terjadi cekcok, sehingga tersangka menikam korban.

Korban kemudian lari meninggalkan lokasi kejadian setelah itu ditemuakn meninggal dunia.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 buah pisau badik gagang hitam dugaan milik korban.

Kemudian, 1 buah pisau lipat warna merah dugaan juga milik korban dan pisau dapur tajam, pada salah satu sisi.

“Ada tiga pisau berhasil kami amankan, dan pisau dapur terdapat bercak darah yang dugaan kami merupakan pisau yang pelaku gunakan menikam korban,” pungkas AKP Frelly Sumampow.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments