Penampar Imam Sedang Memimpin Sholat di Masjid Ditetapkan Jadi Tersangka

by -77 views

RIAU, Infosatu.co.id – Seorang pria berinisial DA (41) diamankan polisi karena melakukan penganiayaan dengan menampar imam masjid di Pekanbaru. Video aksi DA viral di media sosial.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu’ min Wijaya mengatakan pria tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Yang bersangkutan sudah jadi tersangka,” kata Nandang saat dikonfirmasi, Jumat (07/05/2021).

Meski begitu, belum diketahui alasan pria tersebut melakukan penganiayaan imam masjid tersebut.

“(Alasan mukul) Masih diselidiki dan didalami pemeriksaan,” jelasnya.

DA kini ditahan. kasus ini sendiri telah ditangani oleh Polsek Tampan. “(Ditahan) di Polsek Tampan,” tutupnya.

Sebelumnya, aksi penganiayaan yang menimpa seorang imam masjid di Pekanbaru, Provinsi Riau terekam kamera pengawas CCTV. Seorang pria tak dikenal mendadak menerobos barisan shaf jamaah dan memukul wajah imam saat sedang memimpin sholat.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Jumat, (07/05/2021) saat sholat subuh. Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian masih mendalami motif dari pelaku pemukulan.

Dalam video yang dibagikan oleh akun Instagram @manaberita, terlihat seorang pria tak dikenal mendadak menerobos barisan shaf jamaah ketika tengah membaca doa qunut saat sholat subuh. Pria tersebut nampak berjalan dengan santai melewati barisan shaf jamaah dan langsung merangsek ke barisan paling depan.

Ia kemudian langsung menepuk bahu imam yang sedang memimpin doa qunut dan seketika melayangkan tangannya memukul wajah imam tersebut. Imam masjid itupun sampai sempat terhuyung ke belakang setelah dipukul oleh pria tersebut.

Melihat kejadian tersebut, jamaah masjid pun sontak langsung ikut menghentikan sholat mereka dan membantu pria tersebut agar tak melakukan penganiayaan lebih jauh. Karena tersulut emosi, puluhan jamaah bahkan nampak langsung memukul pria misterius tersebut

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments