Hina Ulama di Medsos, Polisi Ciduk Pemilik Akun Ephy Jo

by -76 views

Pemilik akun facebook Ephy Jo yang viral karena menghina ulama Tengku Zulkarnain, dilaporkan ke Polisi.

Ephy Jo diamankan tim Polres Bitung akibat laporan dari Ormas. Ephy karena dianggap menghina ulama Zulkarnain yang meninggal beberapa waktu lalu.

Pemilik nama lengkap Brevy Manahampi ini dilapor ke polisi oleh ketua Ormas Islam Mathla’ul Anwar, Kota Bitung, Rio Efendi Turipno.

Ormas ini menganggap Brevy melanggar UU ITE Pasal 28 Ayat 2, tentang menyebarkan informasi yanb dapat menimbulkan rasa kebencian kelompok masyarakat tertentu berdasarkan SARA.

“Kami melihat akun tersebut telah melanggar UU ITE, oleh karena itu kami melaporkan saudara Brevy Manahampi,” kata Turipno, Selasa (11/5/2021).

Mendapat laporan tersebut, Polres Bitung langsung melakukan pelacakan terhadap keberadaan Brevy.

“Kami sudah menerima laporan dari ormas Islam karena postingan tersebut. Sekarang kita sementara lakukan pendalaman,” kata Kasat Reskrim Polres Bitung, AKP Frelly Sumompouw.

Sebelumnya, akun Ephy Jo memposting status di media sosial pribadinya dengan bunyi “Meninggal ko orang tua busuk, Noh nga mangasu jo tu 72 bidadari Tinggal mo tggu tomat denk kungfu panda.”

Sementara itu, terkait postingan tersebut Ormas Barisan Solidaritas Muslim (BSM) Kota Bitung, langsung bereaksi.

Mereka mendatangi Brevy Manahampi di tempat kerjanya, untuk meminta klarifikasi atas kicauannya melalui media sosial.

Ketua Ormas BSM, Bang Tago menghimbau agar masyarakat tidak terpancing dengan postingan tersebut.

“Kita jangan sampai terpancing dengan ulah dari orang-orang yang sengaja memecah belah kerukunan antar umat beragama di Kota Bitung,” kata Bang Tago.

Pihaknya menyerahkan semua permasalahan postingan ujaran kebencian ini kepada pihak berwajib, untuk bisa menjalankan tugasnya sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Sekadar infrormasi, Ustaz Tengku Zulkarnain meninggal dunia Senin (10/5/2021) petang, karena positif Covid19 dengan penyakit bawaan diabetes melitus.

Mantan Wasekjen MUI itu meninggal di Rumah Sakit Tabrani, Pekanbaru, setelah beberapa hari mendapat perawatan medis.

Nama Tengku Zul menjadi familiar saat menjabat Wakil Sekjen MUI. Wapres Ma’ruf Amin menjabat sebagai Ketua MUI.

Semasa hidupnya, Tengku Zul sering melontarkan pernyataan-pernyataan keras dan kritis terhadap pemerintahan.

Salah satunya terkait Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments