Sudah 5 Bulan Dana Duka di Sangihe Tersendat, Ini Kendalanya

by -66 views

Tahuna, KOMENTAR.ID–Bantuan sosial (bansos) dana duka di Kabupaten Kepulauan Sangihe Provinsi Sulawesi Utara belum cair sejak Januari hingga Mei 2021.

Imbasnya, tak hanya keluarga yang dirundung duka belum bisa menggunakan bantuan Pemkab Sangihe berbandrol Rp 2 juta tersebut, tapi turut menyebabkan terjadi penumpukan berkas pencairan di instansi teknis yang mengurusnya.

Dari informasi yang diperoleh, hingga saat ini ada sekitar 500 lebih berkas dana duka yang menumpuk di kantor Bupati Sangihe, bahkan usulan pencairan lainnya sudah ada sejak Desember tahun 2020, selain usulan tahun 2021.

Kepala Badan Keuangan Sangihe, Femmy Montang ketika dikonfirmasi membenarkan adanya keterlambatan pencairan dana duka tersebut.

Ini alasannya mengapa terlambat kata Femmy, yakni akibat adanya perubahan regulasi, dimana bantuan dana duka yang sebelumnya dibayar lewat anggaran bansos, kini sudah masuk dalam pos anggaran yang tidak direncanakan yang dibayar dari belanja tak terduga, dan pencairannya akan dikembalikan ke instansi teknis atau masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Memang awalnya pencairan dana duka ada di Bagian Kesra, tapi karena pembayarannya sudah melalui dana tak terduga, dan anggarannya ada di Badan Keuangan, maka pembayarannya ada pada kami. Akan tetapi seiiring adanya perubahan akan dikembalikannya pencairan dana duka ini ke OPD, hal ini masih akan kami bahas, sambil menunggu Peraturan Bupati (Perbub) rampung,”kata Femmy.

Femmy juga memastikan pencairan dana duka akan segera dilakukan, apalagi draf Perbub sudah ada.

“Hari ini akan kami rapatkan bersama untuk memutuskan mekanisme pencairan bansos, termasuk dana duka. Draf Perbub untuk mencairan juga sudah ada, tinggal menunggu hasil pembahasan rapat,”ujarnya

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments