Pasca Perombakan THL, Pelayanan Disdukcapil Minsel Menjadi Lambat

by -59 views

Megamanado.com.Minsel-Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) merupakan Dinas yang yang berhadapan langsung dengan pelayanan masyarakat baik dalam bentuk Kependudukan maupun Pencatatan Sipil, dan ini sangat membutuhkan tenaga kerja baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Tenaga Harian Lepas (THL) yang memiliki keterampilan dan kecakapan khusus dalam hal ini pengalaman.

Disdukcapil memiliki Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) pelayanan terhadap masyarakat yaitu delapan pelayanan aktif terhadap masyarakat pada setiap hari kerja.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Minahasa Selatan (Minsel) Drs.Corneles Mononimbar, MM yang akrab dengan sapaan Cor mengatakan “setiap hari kami berhadapan langsung dengan ratusan masyarakat yang membutuhkan pelayanan baik yang berhubungan dengan Kependudukan maupun Catatan Sipil,” kata Kadis Cor.

Disdukcapil memiliki Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) pelayanan terhadap masyarakat yaitu delapan pelayanan aktif terhadap masyarakat pada setiap hari kerja.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Minahasa Selatan (Minsel) Drs.Corneles Mononimbar, MM yang akrab dengan sapaan Cor mengatakan “setiap hari kami berhadapan langsung dengan ratusan masyarakat yang membutuhkan pelayanan baik yang berhubungan dengan Kependudukan maupun Catatan Sipil,” kata Kadis Cor.

“Disdukcapil memiliki delapan pelayanan aktif terhadap masyarakat, yang berkaitan dengan Kependudukan yaitu pembuatan Kartu Keluarga (KK), KTP-El yaitu perekaman dan cetak KTP-El, maupun pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA), dan yang berkaitan dengan Catatan Sipil seperti Pembuatan Akte Kelahiran, Pembuatan Akte Kematian, Akte Nikah/Kawin, Akte Cerai, dan Akte Pengangkatan Anak, bahkan tugas tambahan lainnya seperti Konsul KK, Legalisir dan lain-lain,” jelas Kadis Cor.

Kadis Cor juga menambahkan “saya selalu menghimbau dalam pelayanan terhadap masyarakat agar selalu memperhatikan Protokol Kesehatan (Prokes) yaitu menjaga jarak, mencuci tangan, memakai masker, menghindari kerumunan baik petugas maupun masyarakat agar terhindar dari penularan Covid 19 Corona,” ucap Kadis Cor.

Sementara dalam pantauan awak media, terjadi tidak lagi sesuai dengan Prokes yaitu menghindari kerumunan, dimana dalam pantauan sudah terjadi kerumunan besar-besaran sambil berdesakan pada pendaftaran.

Salah satu warga masyarakat asal Kecamatan Tenga inisial (AL) mengatakan “terjadi kerumunan bagini lantaran so ada perombakan THL, karena samua THL di Disdukcapil so tacabu samua padahal dorang itu so berpengalaman sebagai tenaga operator baik mo rekam KTP-El, mo cetak KTP-El maupun cetak KK, jadi ini lantaran so nyanda ada itu THL yang berpengalaman sebagai operator ahirnya torang masyarakat yang jadi korban mo cepat bale jadi lebe lambat dari sebelum penggantian THL,” kata AL (Anky).

“Disdukcapil memiliki delapan pelayanan aktif terhadap masyarakat, yang berkaitan dengan Kependudukan yaitu pembuatan Kartu Keluarga (KK), KTP-El yaitu perekaman dan cetak KTP-El, maupun pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA), dan yang berkaitan dengan Catatan Sipil seperti Pembuatan Akte Kelahiran, Pembuatan Akte Kematian, Akte Nikah/Kawin, Akte Cerai, dan Akte Pengangkatan Anak, bahkan tugas tambahan lainnya seperti Konsul KK, Legalisir dan lain-lain,” jelas Kadis Cor.

Kadis Cor juga menambahkan “saya selalu menghimbau dalam pelayanan terhadap masyarakat agar selalu memperhatikan Protokol Kesehatan (Prokes) yaitu menjaga jarak, mencuci tangan, memakai masker, menghindari kerumunan baik petugas maupun masyarakat agar terhindar dari penularan Covid 19 Corona,” ucap Kadis Cor.

Sementara dalam pantauan awak media, terjadi tidak lagi sesuai dengan Prokes yaitu menghindari kerumunan, dimana dalam pantauan sudah terjadi kerumunan besar-besaran sambil berdesakan pada pendaftaran.

Salah satu warga masyarakat asal Kecamatan Tenga inisial (AL) mengatakan “terjadi kerumunan bagini lantaran so ada perombakan THL, karena samua THL di Disdukcapil so tacabu samua padahal dorang itu so berpengalaman sebagai tenaga operator baik mo rekam KTP-El, mo cetak KTP-El maupun cetak KK, jadi ini lantaran so nyanda ada itu THL yang berpengalaman sebagai operator ahirnya torang masyarakat yang jadi korban mo cepat bale jadi lebe lambat dari sebelum penggantian THL,” kata AL

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments