Pelaku Penikaman Seorang Nelayan Diringkus Tim Paniki

by -11 views

Manado, KOMENTAR – Lelaki berinisial Dewa (30) warga Kelurahan Tumumpa dua, Kecamatan Tumimting, Senin (31/05) diringkus Tim Paniki Rimbas ll Polresta Manado. Pasalnya, pelaku diduga kuat telah menikam korban,YS alias Yansi (47) warga Kelurahan Cereme, Lingkungan IV, Kecamatan Tuminting yang berprofesi sebagai seorang nelayan dengan senjata tajam.

Berdasarkan data dan informasi, penangkapan terjadi di Kelurahan Tumumpa Dua, Kecamatan Tuminting, tepatnya di lokasi pelelangan Ikan.
Peristiwa berawal, Minggu (30/05) sekitar pukul 19.00 Wita, korban yang diketahui seorang nelayan kala itu berada di Kelurahan Tumumpa Dua, Kecamatan Tuminting, tempat kejadian perkara (TKP). Tidak berselang lama, pelaku datang menghampir korban.Tanpa basa basi dan alasan yang jelas, pelaku kemudian mencabut senjata tajam (sajam) jenis pisau badik dan langsung menikam bagian belakang tubuh korban dan tangan sebelah kiri. Melihat korban sudah bersimbah darah, pelaku langsung pergi meninggalkan lokasi kejadian. Akibatnya, korban mengalami 2 (Dua) luka tikam serta 1 (Satu) luka tikam pada bagian tangan kiri. Sementara warga yang berada di lokadi kejadian langsung membantu korban untuk mendapatkan perawatan medis.

Di tempat terpisah, Tim Paniki Rimbas ll Polresta Manado yang mendapatkan laporan langsung mendatangi lokasi kejadian dan mengumpulkan keterangan untuk mencari tahu identitas pelaku. Beberapa saat kemudian Tim mendapatkan informasi bahwa pelaku masih berada tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP). Tidak ingin buruanya lolos, Tim langsung menuju lokasi yang di maksud dan mengamankan pelaku tanpa ada perlawanan. Selanjutnya pelaku langsung digiring ke Mapolresta Manado untuk proses lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Taufiq Arifin SHut SIK, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut, ” Ya bersangkutan sudah di amankan Tim Paniki Rimbas ll dan akan segera diproses sesuai hukum yang berlaku. Untuk barang bukti senjata tajam yang digunakan pelaku. Dari pengakuan pelaku bahwa barang bukti tersebut telah di buang ke laut seputaran tempat pelelangan ikan (TPI).” ujar Mantan Kasat Reskrim Polresta Bitung ini.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments