Sejumlah ASN Hengkang dari Mitra, Bupati JS: Kurelakan Kalian Pergi

by -53 views

Ratahan, KOMENTAR.ID–Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mitra hengkang ke daerah lain setelah sekian lama mengabdi di Mitra.

Hal ini membuat Bupati Mitra James Sumendap (JS) geram dan menyebut mereka (ASN, red) adalah orang Majus. Hal ini disampaikan Bupati JS saat membawakan sambutan pada rapat paripurna DPRD Mitra dalam rangka pembicaraan tingkat kedua atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Mitra Tahun Anggaran 2020, Senin (31/05) sore.

Perumpamaan orang Majus yang disematkan Bupati kepada para ASN Mitra yang pindah ke daerah lain, merupakan bentuk kritikan dirinya kepada mereka yang hanya sesaat bertugas di Mitra kemudian pindah tugas ke kabupaten/kota lain termasuk ke Pemerintah Provinsi Sulut.

“Didepan kita semua telah berdiri para orang Majus yang setelah mengunjungi dan akan meninggalkan Kabupaten Mitra. Ini sebagai bentuk pertanggungjawaban saya dihadapan Pimpinan dan Anggota DPRD yang hadir saat ini,” tukas Bupati JS sambil mempersilahkan ASN yang akan pindah tugas maju kedepan dihadapan sidang paripurna dan undangan yang hadir.

Meski menyesali dan geram dengan permintaan pindah tugas para ASN tersebut, namun Bupati JS rela menandatangani surat kepindahan mereka dengan berbagai alasan.

“Kurelakan kalian pergi! Ini adalah orang-orang yang akan meninggalkan Kabupaten Mitra. Sejak awal mengabdi, mereka berdoa dan berlutut agar menjadi Pegawai Negeri Sipil. Dan sekarang mereka pergi meninggalkan Mitra. Meski sebetulnya mereka telah menandatangani surat bahwa mereka siap ditempatkan dimanapun berada,” tandasnya.

Bupati JS menyayangkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) pada beberapa kabupaten/kota dan provinsi yang menerima ASN pindahan dengan alasan lolos butuh.

“Saya tahu Kota Manado, dan provinsi Sulut itu Over Capacity. Dan kalau masih ada pemerintah provinsi, pemerintah Kota atau Kabupaten dan sebagainya masih menerima orang pindahan, Pak Gubernur termasuk juga Bupati harus mengecek, ada ketidakberesan di Badan Kepegawaian Daerah. Kenapa mesti Lolos Butuh. Apa boleh buat, saya harus menandatangani mereka yang ingin pindah, tidak masalah bagi saya,” pungkas Sumendap dengan nada kecewa kepada wartawan usai paripurna.

Dirinya berharap, kedepan jangan ada lagi ASN yang hanya mencari batu loncatan di Mitra namun kemudian bertugas di daerah lain

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments