Jemput Jenazah Wabup Helmud di Bandara Samrat, Wagub Kandouw: Embo Tinggalkan Rekam Jejak Luar Biasa

by -49 views

Manado, KOMENTAR – Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw menjemput jenasah Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Sangihe Helmud Hontong di VIP Bandara Sam Ratulangi (Samrat), Kamis (10/06). Almarhum yang akrab disapa Papa Embo, meninggal dalam pesawat ketika bertolak dari Denpasar Bali transit di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) Rabu (09/06) sore.

Tangisan keluarga pun pecah saat jenasah Embo berada di ruang VIP bandara. Wagub Steven Kandouw yang mewakili Gubernur Olly Dondokambey SE langsung memimpin upacara persemayaman.

Wagub Steven Kandouw melakukan penghormatan terakhir kepada alm Helmud Hontong
“Saya dan Pak Gubernur Olly Dondokambey, juga masyarakat Sulawesi Utara tentu sangat kehilangan atas kepergian Pak Wakil Bupati Sangihe. Semoga keluarga dikuatkan, diberi penghiburan oleh Tuhan,” ucap Wagub Kandouw.

Sementara Wagub Kandouw saat ditemui sejumlah wartawan usai memimpin persemayaman, turut merasakan kesedihan dan dirundung duka mendalam. “Rasa – rasanya seperti disambar petir di siang ketika mendengar kabar duka ini,” ujar ucap kandouw.

Almarhum kabarnya menderita sakit, kehendak Tuhanlah sehingga semua ini boleh terjadi. Bagi Wagub Kandouw, Helmud merupakan sosok yang baik, bahkan keluarga almarhum patut berbangga, Helmud meninggalkan rekam jejak luar biasa.

Saking dicintai rakyat, Helmud dipercaya beberapa kali menjadi Anggota DPRD Sangihe, bahkan dipercaya menjadi Wakil Bupati. “Rekam jejak yang luar biasa, sosok yang menjadi suriteladan,” kata Kandouw. Menjadi seorang pejabat, di mata Steven, Papa Embo sosok yang memiliki integritas.

Wagub Steven mengatakan, musibah ini kiranya bisa menambah iman percaya, bahwa Tuhan lah Penguasa. Manusia boleh berencana tapi Tuhan menentukan ”Semoga Tuhan memberikan Kekuatan kepada kita semua, agar selalu kuat dalam menghadapi apa saja,” ujarnya.

Sebelumnya, Helmud meninggal dunia di dalam pesawat saat penerbangan dari Denpasar menuju Makassar, Rabu (09/06) sore. Sempat dilakukan pertolongan di atas pesawat, namun nyawa Helmud tak tertolong

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments