11 Pejabat Berebut Kursi Sekkot Tomohon, Wawali Wenny: Tak Ada yang Diunggulkan

by -73 views

Tomohon, KOMENTAR.ID–Pemeritah Kota (Pemkot)Tomohon mulai melaksanakan tahapan seleksi terbuka jabatan Sekretaris Kota (Sekkot) Tomohon, di Kantor Regional XI BKN Manado, Jumat (18/06/2021).

Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut SE dalam sambutannya mengatakan untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi, instansi pemerintah harus melakukan promosi jabatan pimpinan tinggi secara terbuka melalui pengisian jabatan yang lowong secara kompetitif dengan didasarkan pada sistem merit.

Dengan sistem merit tersebut, kata Wawali Wenny pelaksanaan promosi jabatan didasarkan pada kebijakan dan manajemen ASN yang dilakukan sesuai dengan kompetensi, kualifikasi, kepangkatan, pendidikan dan latihan.

Juga rekam jejak jabatan, integritas, moralitas, sesuai kinerja, adil dan wajar dengan tidak membedakan agama, ras, latar belakang politik, warna kulit, asal usul, jenis kelamin, status perkawinan dan umur.

“Pengembangan karir PNS dilakukan berdasarkan kualifikasi, kompetensi penilaian kinerja dan kebutuhan instansi pemerintah serta dilakukan dengan mempertimbangkan integritas dan moralitas,” ujar Wawali.

Jabatan sekretaris daerah lanjutnya, merupakan jabatan yang strategis karena merupakan motor penggerak utama dalam pelaksanaan pemerintahan, pembangunan dan sosial kemasyarakatan.

“Selain itu Sekda mempunyai peranan penting dalam mengawal proses perubahan dengan cara melakukan gerakan reformasi birokrasi,” tukasnya.

Sekda, urai Wawali harus melakukan penataan birokrasi dengan mewujudkan pelayanan prima dan akuntabilitas kinerja serta keuangan demi terwujudnya pemerintahan yang berdayaguna, bersih dan bertanggungjawab.

“Tak ada yabg diunggulkan dalam seleksi ini, silakan berkomoetisi dengan baik. Silakan tunjukkan kompetisi dgn baik, siapa saja yang menjadi Sekkot nanti, tentu harus melakukan langka langka awal tentang bagaimna untuk mencapai tujuan untuk kesejahteraan masyarakat Kota Tomohon. Terpenting berusaha bersama dalam memutus mata rantai penyebaran covid 19 di Kota Tomohon,” bebernya.

Wakil Kepala BKN Supranawa Yusuf mengapresiasi Pemkot Tomohon yang telah melaksanakan proses kegiatan ini.

“Semoga mnejadi contoh bagi daerah lain dan berharap pansel dapat bekerja secara objektif. Dengan adanya proses ini akan menghasilkan Sekkot yang benarbenar berkualitas karena peran Sekkot di pemda sangat berpengaruh dalam pelaksanaan pemerintahan suatu daerah,” ungkap Supranawa.

Kaban Kepegawaian Daerah Provinsi Sulut selaku Ketua Pansel Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Dr Femmy J Suluh MSi menyebutkan berbagai proses tahapan seleksi yang telah dan akan dilalui oleh para calon pimpinan tinggi pratama Sekretaris Daerah Kota Tomohon mulai dari seleksi administrasi, penilaian rekam jejak, seleksi kompetensi (assesment), penyusunan dan presentasi makalah dan wawancara.

11 pejabat yang berebut kursi Sekkot Tomohon yakni Edwin Roring SE ME, Drs Gerardus E Mogi, Drs Joppie R Kalangi SH, Steven A Waworuntu SSTP, Jusak S T Pandeieot SPd, Drs Florensianus V Karundeng, Ir Nova S Rompas, Novi A H Politon SE MM, Ruddie A Lengkong SSTP, Dr Juliana D Karwur MKes MSi dan Drs Octavianus D S Mandagi.

Hadir Kepala Kantor Regional XI BKN Manado Dedi Herdi SH MSi, Penjabat Sekkot Tomohon Jemmy Ringkuangan AP MSi, anggota pansel Prof Dr Philotheus E A Tuerah MSi DEA, Dr Flora Pricillia Kalalo SH MH, dan Kakaskasen A Roeroe SPi MSc

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments