Wamendag Jerry Sambuaga dan Andrei Angouw Bahas Program SRG. Apa Itu?

by -136 views

Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Jerry Sambuaga menyambangi Kantor Walikota Manado, Senin (28/6/2021) malam.

Dalam kunjungan ini, Sambuaga bertemu dan berbincang bersama Walikota Manado, Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang.

Banyak pembahasan dalam pertemuan ini termasuk rencana revitaliasi beberapa pasar tradisional di Kota Manado, serta pengembangan program Kementerian Perdagangan yakni program Sistem Resi Gudang (SRG).

Menurut Wamendag Jerry Sambuaga, sudah saatnya petani di Manado memanfaatkan program SRG yang bisa memberi banyak keuntungan bagi petani.

“Program SRG bisa membantu petani menstabilkan harga saat panen raya tiba,” kata Sambuaga kepada media di Balai Kota.

Jadi dengan adanya gudang yang disediakan Kementerian Perdagangan, petani bisa menyimpan hasil panen mereka dan bisa jualan saat harga melambung.

“Dengan adanya gudang petani bisa menyimpan hasil panen mereka selama 3-6 bulan, dan akan jual apabila harga melambung,” jelas Sambuaga.

Program SRG menurut Sambuaga, ijinnya dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan dan pengelolaannya oleh pemerintah daerah.

Selain membahas program unggulan Kemneterian Perdagangan, Sambuaga juga menyampaikan rencana Kemendag untuk melakukan revitalisasi pasar.

“Ada juga program revitalisasi beberapa pasar sehingga bisa meningkatkan aktivitas pedagang,” pungkas kader terbaik asal Sulawesi Utara ini.

Sementara itu, Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI mendorong para petani di daerah untuk bisa manfaatkan sistem resi gudang (SRG).

Produk-produk pertanian yang menonjol perlu dukungan dengan menciptakan ekosistem dan mata rantai perdagangan yang mumpuni.

Tujuannya agar ada kepastian bagi petani soal harga yang bagus dan kelangsungan pasokan itu sendiri.

Dalam beberapa kunjungan kerja di daerah, Wamendag Jerry Sambuaga mengatakan Kemendag mengupayakan memfasilitasi perdagangan produk petani dengan menggandeng Kementerian Perdesaan, Transmigrasi dan Daerah Tertinggal.

Menurutnya, Kemendes PDTT punya jaringan kuat dan instrumen yang baik untuk pengelolaan produksi maupun pemasaran di tingkat paling bawah.

Saat ini, Sambuaga menyebut Kemendes PDTT membina BUMD dan sektor-sektor usaha kecil lainnya mulai dari produksi pertanian, kerajinan maupun perikanan budidaya.

Dengan adanya sinergi yang baik dan berkelanjutan dengan Kemendes, produk-produk daerah bisa makin optimal, baik pada aspek produksi maupun pemasaran.

Kemendag mencatat, saat ini ada 123 SRG yang tersebar di 105 kabupaten/kota di 25 provinsi seluruh Indonesia, namun hanya 28 yang masih aktif

0 Comments

No Comment.